Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sejarah

SEJARAH ISLAM (WALI SONGO)

Gambar
Sejarah Sembilan Wali / Walisongo “Walisongo” berarti sembilan orang wali” Mereka adalah Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ampel, Sunan Giri, Sunan Bonang, Sunan Dradjad, Sunan Kalijaga, Sunan Kudus, Sunan Muria, serta Sunan Gunung Jati. Mereka tidak hidup pada saat yang persis bersamaan. Namun satu sama lain mempunyai keterkaitan erat, bila tidak dalam ikatan darah juga dalam hubungan guru-murid Maulana Malik Ibrahim yang tertua. Sunan Ampel anak Maulana Malik Ibrahim. Sunan Giri adalah keponakan Maulana Malik Ibrahim yang berarti juga sepupu Sunan Ampel. Sunan Bonang dan Sunan Drajad adalah anak Sunan Ampel. Sunan Kalijaga merupakan sahabat sekaligus murid Sunan Bonang. Sunan Muria anak Sunan Kalijaga. Sunan Kudus murid Sunan Kalijaga. Sunan Gunung Jati adalah sahabat para Sunan lain, kecuali Maulana Malik Ibrahim yang lebih dahulu meninggal. Mereka tinggal di pantai utara Jawa dari awal abad 15 hingga pertengahan abad 16, di tiga wilayah penting. Yakni Surabaya-Gresik-Lamong...

INDONESIA BAGIAN DARI LEGENDA PULAU ATLANTIS

Mitos tentang Peradaban Atlantis pertama kali dicetuskan oleh seorang filsafat Yunani kuno bernama Plato (427 - 347 SM) dalam buku Critias dan Timaeus. Dalam buku Timaeus Plato menceritakan bahwa dihadapan selat Mainstay Haigelisi, ada sebuah pulau yang sangat besar, dari sana kalian dapat pergi ke pulau lainnya, di depan pulau-pulau itu adalah seluruhnya daratan yang dikelilingi laut samudera, itu adalah kerajaan Atlantis. Ketika itu Atlantis baru akan melancarkan perang besar dengan Athena, namun di luar dugaan Atlantis tiba-tiba mengalami gempa bumi dan banjir, tidak sampai sehari semalam, tenggelam sama sekali di dasar laut, negara besar yang melampaui peradaban tinggi, lenyap dalam semalam. Dibagian lain pada buku Critias adalah adik sepupu dari Critias mengisahkan tentang Atlantis. Critias adalah murid dari ahli filsafat Socrates, tiga kali ia menekankan keberadaan Atlantis dalam dialog. Kisahnya berasal dari cerita lisan Joepe yaitu moyang lelaki Critias, sedangkan Joepe ...

SRITANJUNG BANYUWANGI

KABAR TENTANG SRITANJUNG BANYUWANGI Ditulis pada Agustus 29, 2008 oleh duniakisah Sumur Sri Tanjung Banyuwangi Diyakini Berkasiat Kapanlagi.com - Sumur Sri Tanjung di timur pendopo Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, diyakini oleh sebagian masyarakat memiliki beberapa kasiat ampuh bagi orang yang meminumnya.Legenda putri Sri Tanjung ini, hingga kini memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Osing Banyuwangi, bahkan bagi masyarakat diluar Banyuwangi juga mempercayai kekuatan putri Sri Tanjung itu, demikian dilaporkan ANTARA dari Banyuwangi, Minggu. Sumur Sri Tanjung yang terletak di jalan Sidopekso 10, Kelurahan Temenggungan, Kecamatan Banyuwangi Kota, tepatnya di timur pendopo Saba Swagata Blambangan Banyuwangi itu dinyakini masih menyimpan beberapa misteri dan kekuatan gaib. Tak heran bila setiap harinya, sumur yang hanya berdiamter satu kali dua meter tersebut, selalu didatangi pengunjung yang ingin mengalap berkah. Biasanya para tamu yang sengaja data...

SEJARAH SINGKAT LUMAJANG

LUMAJANG -Dalam catatan sejarah, Kota Lumajang bisa disebut sebagai kota tua di Jawa Timur selain Tuban. Sejarah Kota Lumajang sudah dimulai sejak zaman nirloka, di mana ditemukan neolitikum (zaman kebudayaan batu), yang berasal dari sekitar tahun 6000-2000 M. Nama Lumajang berasal dari "LAMAJANG" yang diketahui dari penelusuran sejarah, data prasasti, naskah-naskah kuno, bukti-bukti petilasan dan hasil kajian pada beberapa seminar dalam rangka menetapkan hari jadinya. Nama Lumajang sendiri terdapat dalam berbagai interpretasi berdasarkan etimologi rakyat. Ada yang menginterpretasikan nama Lumajang berasal dari rumah (rumah) dan Yang (dewa), yang artinya rumah dewa suci. Ada juga yang mengaitkan nama Lumajang dengan nama tumbuhan. Alasannya, di daerah ini terdapat banyak jenis tumbuhan, seperti manggis, palem, sawo, beringin, pucang sewu, dan lain-lain. Beberapa bukti peninggalan yang ada antara lain : 1. Prasasti Mula Malurung 2. Naskah Negara Kertagama 3. Kitab Par...

SEJARAH RINGKAS SYEKH TAMBUH

Gambar
SEJARAH RINGKAS SYEKH TAMBUH ALY BIN SYEKH BAQIR ALFARISI RA PENYEBAR AGAMA ISLAM DI CONDRO PASIRIAN LUMAJANG JAWA TIMUR - INDONESIA NARA SUMBER : K.H. MACHIN (PASIRIAN), K.H.M RIDWAN (PASIRIAN), K.H. M TABRANI (TEMPEH), K.H.M MASHRAF (KUNIR), USTADZ AL HABIB ALY BEN MOHAMMAD/SYIHABUDDIN BEN ALWY, LUMAJANG.- TUJUAN : Mengenang dan menghormati jasa-jasa Ulama’ penyebar Agama Islam sehingga masyarakat terbebas dari kemusyrikan dan kegelapan serta mewarisi nilai – nilai luhur dari beliau serta mewariskannya pada anak cucu sampai hari kiamat mudah-mudahan dapat sawab dan berkah beliau itu dunia akhirat. Beliau adalah SYEKH TAMBUH ALY BEN SYEKHBAQIR (SYEKH SUBAKIR) bin Abdulloh bin Aly bin Ahmad bin Aly bin Ahmad bin Abdulloh bin Ahmad bin Muhammad bin Ahmad bin Aly bin Abubakar bin Salman bin Hasyim bin Ahmad bin Badrudin bin Barkatulloh bin Syafiq bin Badrudin bin Omar bin Aly bin Salman Alfarisiy Asshohabi Rodliyallohu anhu waanhum ajmain. Beliau dilahirkan tanggal 20 Romdlon 787 H....

LEGENDA DESA CANDIPURO (Lumajang)

Candi Puro; Peninggalan Mojopahit yang Mengilhami Nama Sebuah Kecamatan Dipercaya, Bila Mandi di Kolam Bisa Awet Muda Candi Putri atau Candi Puro yang terletak di Dukuh Selorejo, Desa Klopo Sawit, Kecamatan Candipuro, Lumajang menyimpan cerita sejarah tersendiri. Sayangnya, kondisi candi kini telah rusak dan tak terurus. CANDI ini terletak sekitar 5 kilometer ke arah utara dari Balai Desa Sumberejo dan terletak di areal persawahan, masuk Desa Kloposawit. Berada di ketinggian 310 meter di atas permukaan laut (dpl) di lereng sebelah timur gunung Semeru. Bangunan utama candi kini sudah tak berbentuk lagi. “Sekitar 20 tahun lalu, saya sering bermain ke sini dan bangunannya masih berdiri. Saya lupa tepatnya kapan candi ini rata dan tinggal tumpukan bata seperti ini,” jelas Kepala Desa Sumberejo Bowo Prayitno. Padahal, keberadaan candi inilah yang kemudian mengilhami munculnya nama Kecamatan Candipuro. Bangunan candi sebagian besar terdiri dari batu bata merah berukuran sedang dengan luas me...

LEGENDA MINAK KONCAR LAMAJANG

LEGENDA PAHLAWAN LUMAJANG Minak Koncar diriwayatkan memerintah Lumajang pada 1312 M dan meninggal pada tahun 1323 M. Dia adalah anak kandung Arya Wiraraja dan saudara kandung Patih Nambi. Arya Wiraraja merupakan bangsawan Majapahit dari Sumenep Madura yang diberi tanah di Lumajang sebagai hadiah atas jasanya pada Raden Wijaya. Sedangkan Nambi, memerintah di Benteng Pejarakan atau di daerah yang kini termasuk Desa Pejarakan, Kecamatan Randuagung. Minak Koncar yang juga dikenal dengan nama Nararyya Sminingrat atau juga Wisnuwardhana ini sendiri memerintah dengan pusatnya di Benteng Kutorenong (kini menjadi nama Desa Kutorenon) yang kini namanya terpeleset menjadi Biting di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono. Menurut Sahal, juru kunci kompleks pemakaman Minak Koncar, Lumajang dulu bernama Lamajang. Dan di tangan Minak Koncar Lumajang memegang peranan penting dalam salah satu pusat kekuatan politik yang diperhitungkan di masanya. Lumajang bersama kerajaan di Jawa Timur lainnya ikut dalam u...

LEGENDA DESA BLUKON SADENG

Gambar
KADES BLUKON Sekitar tahun 1800 M, tak jauh dari Kabupaten Lumajang, tepatnya 7 km sebelah timur Lumajang, terdapat kawasan hutan sadeng. Di dalam hutan itu hiduplah seorang pengembara yang bernama Buyu Angkah, seorang pengembara yang diperkirakan datang dari tanah Madura. Beliaulah yang diyakini oleh masyarakat Blukon sebagi seorang yang pertama kali tinggal di daerah Sadeng sekaligus dijuluki Pembabat Alas (bahasa jawa). Hingga pada akhirnya daerah tersebut dinamai daerah Blukon Sadeng atau Desa Blukon Sadeng. Dan kemudian Desa Blukon Sadeng ini dipimpin oleh salah seorang sesepuh daerah Blukon Sadeng yang bernama Jurang Penatas. Beliau berasal dari daerah Probolinggo dan istrinya berasal dari desa Bon Agung Kec. Leces. Jurang Penatas memiliki empat putra , yaitu 1.Bu Surya 2. Pak Ratiam 3. Pak Kerti 4. Bu Misdani. Pemerintahan Jurang Penatas diteruskan oleh putranya yang bernama Pak Ratiam pada masa pemerintahan Belanda ( diangkat oleh pemerintah Belanda ) kemudian diteruskan oleh...

Greeting

Segenap Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Dan Sosial Salafiyah Pandanwangi - Tempeh - Lumajang Mengucapkan Selamat Atas Terpilihnya Bapak Dr. H. Sjahrazad Masdar, MA. Sebagai Bupati Lumajang Periode 2008 s/d 2013