Postingan

Membangun Budaya Sekolah

Oleh Suparlan *) Mahatma Gandhi mengingatkan bahwa semua hak itu berasal dari kewajiban yang telah dilaksanakan dengan baik (Mahatma Gandhi) Pertama, kita bentuk kebiasaan-kebiasaan kita. Setelah itu, kebiasaan-kebiasaan tersebutlah yang akan membentuk kita (John C. Maxwell) Kurang lebih satu jam sebelum menulis artikel ini, penulis sangat prihatin karena telah membaca e-mail tentang kesadisan seorang guru di Jombang yang telah menampar muridnya. Sebelumnya ada berita tentang seorang guru SMK yang telah menampar sekian orang siswanya. Bahkan jauh sebelumnya kita tentu mendengar berita di sebuah institutut pemerintahan dalam negeri (IPDN) -- yang mencetak birokrat pemerintahan -- telah berlangsung lama adanya bentuk-bentuk kekerasan para senior terhadap yuniornya. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, budaya sekolah ( school culture ) yang seperti apakah sebenarnya yang ada di lembaga-lembaga pendidikan tersebut? Apakah lembaga pendidikan itu adalah lembaga pendidikan yang angker, ...

CBSA TO PAKEM

Gambar
Dari D4, Melalui CBSA, sampai dengan Pakem Wednesday, 21st December, 2005 Artikel >> Oleh : Suparlan *) Di masa sekarang dan yang akan datang pengelolaan pendidikan harus lebih demokratis dalam bentuk memberikan otonomi seluas-luasnya kepada masyarakat. Saat ini pemerintah sedang menggulirkan kebijakan otonomi pendidikan. Ini merupakan momentum bagi masyarakat untuk berpartisipasi tidak saja dalam aspek manajemennya, lebih penting lagi adalah dalam memperkaya muatan pendidikan dengan wacana kultural, sosial, agama, dan lain sebagainya yang berkembang di lingkunganya. (Abdul Malik Fadjar). Peristiwa yang paling buruk (di dunia ini) adalah jika sekolah dijalankan dengan metode ancaman, paksaaan, dan otoritas semu. (Albert Einstein) Memang benar sekali. Tidak ada yang tidak berubah di dunia ini, kecuali kata 'perubahan' itu sendiri. Termasuk di dalamnya adalah tentang model pembelajaran. Penggunaan model pembelajaran dari waktu ke waktu sudah barang tentu akan me...

Pemilu 2009

Gambar
MARI KITA SUKSESKAN PEMILU 2009

Pedoman Bos 2009

1. PROGRAM BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) UNTUK PENDIDIKAN GRATIS DALAM RANGKA WAJAR 9 TAHUN YANG BERMUTU TAHUN 2009 2. Latar Belakang • UU No 20 tentang Sisdiknas: Pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya. • Wajib Belajar 9 Tahun telah tuntas dengan APK untuk SMP/sederajat sebesar 96,18% • PP No 48 tentang Pendanaan Pendidikan secara jelas menjelaskan jenis pendanaan pendidikan dan tanggung-jawab masing-masing tingkatan 3. Tujuan BOS Secara umum program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu. 4. Tujuan BOS Secara khusus: • Menggratiskan seluruh siswa miskin di tingkat pendidikan dasar dari beban biaya operasi sekolah, baik di sekolah negeri maupun sekolah swasta • Menggratiskan seluruh siswa SD negeri dan SMP negeri terhadap biaya operasi sekolah, kecuali pada sekolah bertaraf inte...

Rian d'Masiv Bantah Jiplak Lagu

Gambar
Rian d'Masiv Bantah Jiplak Lagu Diperbincangkan di internet, delapan lagu yang terdapat dalam album Perubahan, album pertama grup d'Masiv, amat mirip dengan lagu-lagu milik sejumlah pemusik luar negeri yang lebih dulu keluar dan menjadi hit. LaguCinta Ini Membunuhku, yang menerbangkan nama d'Masiv, contohnya, disebut-sebut serupa dengan laguI don't Love You milik band My Chemical Romance."Dari awal kami bermusik, enggak pernah terpikir untuk meniru lagu siapapun. Mungkin karena sekarang kami lagi diperhatikan orang, makanya ada kabar seperti itu. Kami menganggap isu sebagai kritik, agar ilmu bermusik kami menjadi lebih baik lagi," tekan Rian, vokalis d'Masiv, usai mengisi acara di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (6/1).Menurut Rian, isu yang tengah menghinggapi grupnya itu merupakan hal yang biasa. "Setiap band pasti sedikit banyak dipengaruhi band-band terdahulu yang dikagumi oleh mereka. Bagitupun dengan d'Masiv. Tapi, kalau disi...

Batu Malin Kundang

Gambar
Batu Malin Kundang Langsung ke: navigasi , cari Batu Malin Kundang Batu Malin Kundang adalah sebuah batu yang menyerupai manusia tertelungkup di tanah di Pantai Air Manis , Padang , Sumatera Barat . Menurut masyarakat sekitar, batu tersebut diyakini sebagai Malin Kundang yang telah dikutuk oleh ibunya untuk menjadi batu karena bersikap durhaka. Kebenaran legenda tersebut diragukan apakah nyata atau tidak.

Cindelaras

Raden Putra adalah raja Kerajaan Jenggala. Ia didampingi seorang permaisuri yang baik hati dan seorang selir yang cantik jelita. Tetapi, selir Raja Raden Putra memiliki sifat iri dan dengki terhadap sang permaisuri. Ia merencanakan suatu yang buruk kepada permaisuri. “Seharusnya, akulah yang menjadi permaisuri. Aku harus mencari akal untuk menyingkirkan permaisuri,” pikirnya. Selir baginda, berkomplot dengan seorang tabib istana. Ia berpura-pura sakit parah. Tabib istana segera dipanggil. Sang tabib mengatakan bahwa ada seseorang yang telah menaruh racun dalam minuman tuan putri. “Orang itu tak lain adalah permaisuri Baginda sendiri,” kata sang tabib. Baginda menjadi murka mendengar penjelasan tabib istana. Ia segera memerintahkan patihnya untuk membuang permaisuri ke hutan. Sang patih segera membawa permaisuri yang sedang mengandung itu ke hutan belantara. Tapi, patih yang bijak itu tidak mau membunuhnya. Rupanya sang patih sudah mengetahui niat jahat selir baginda. “Tuan putri...